" Malam 1 Suro "
Berikut ini adalah beberapa ritual yang dilakukan pada malam tersebut.seperti
Berendam di Tugu Suharto Sejak beberapa dekade terakhir, Tugu Soeharto menjadi tempat utama melaksanaan ritual malam 1 suro di Semarang. Tugu ini sebenarnya adalah monumen peringatan yang dibangun untuk mengenang perjuangan mantan presiden Soeharto melawan penjajah Belanda. Letaknya berada di tempuran (pertemuan) dua aliran Sungai Kaligarang yang berada di Kelurahan Bendan Ngisor, Kecamatan Gajah Mungkur. Warga percaya jika berendam di tempat ini dapat memberikan keberkahan.
Lek-lekan Warga Saat malam 1 suro hampir sebagaian warga Semarang menggelar ritual lek-lekan (tidak tidur semalam suntuk) dengan berkumpul bersama di gang-gang kampung
pada umumnya warga membuat nasi tumpeng dan memanjatkan doa bersama.
Mencuci Keris Ritual mencuci benda pusaka berupa keris banyak dilakukan di malam 1 suro. Ritual ini biasanya dilakukan oleh seorang dukun dengan memakai air khusus yang sudah diberi mantera.
Ziarah ke Makam Leluhur Banyak sekali warga Semarang menghabiskan malam 1 suro dengan ‘ngalap berkah’ atau berziarah ke beberapa makam yang dianggap sebagai tokoh leluhur kota ini. Salah satu makam yang sering dikunjungi adalah makam ulama besar Muhammad Saleh bin Umar As-Shamarani atau dikenal dengan nama Kiai Sholeh Darat di TPU Bergota
Bersemedi Bagi warga yang mengikuti ajaran Kejawen, malam 1 suro digunakan untuk bersemedi atau bermeditasi. Umumnya mereka mengambil tempat yang sepi dan jauh dari hiruk pikuk manusia. Konon, di beberapa kawasan perbukitan Semarang kerap digunakan untuk bersemedi saat malam satu suro.
itu adalah beberapa tradisi warga semarang yang masih menjaga tradisi leluhur mereka. bagaimana dengan Anda Sendiri ?



Tidak ada komentar:
Posting Komentar